We use cookies and similar technologies to process personal information for the operation of our website, statistical analysis, and providing targeted advertising. We share information about your use of the site with our advertising partners who may further share it with additional parties. You may opt out of performance cookies here, and learn more about how we use cookies here” 

Beralih ke Pembelajaran Blended Learning

  • 2020-10-15

Dalam ekosistem pendidikan, Covid-19 terbukti menjadi gangguan yang amat besar. Laporan PBB belakangan ini memperkirakan bahwa pendidikan 1,6 miliar pelajar di 190 negara, telah terkena dampak pandemi. Kendati cakupan penutupan sangat bervariasi antara, dan di dalam negara, tidak diragukan lagi bahwa dampaknya sangat merugikan. Dan begitu sekolah dibuka kembali, tidak ada jaminan keberlanjutan. Satu-satunya kepastian adalah gangguan berulang, tidak menentu, dan cepat cenderung menjadi norma baru bagi para pendidik. Jelas, praktik kesehatan pasca-Covid dan praktik pengajaran pra-Covid tidak begitu kompatibel.

Pembatasan sosial di ruang kelas
Dampak Covid-19 pada sekolah tidak boleh diremehkan

Tantangan utama bagi sekolah adalah menemukan cara untuk menjaga ruang pembelajaran tetap aman dan terlindungi tanpa merugikan hasil pendidikan. Pembatasan sosial di satu sisi merupakan senjata penting dalam menahan penyebaran Covid-19. Di sisi lain, para guru mengetahui bahwa pengajaran tatap muka memiliki manfaat yang signifikan, termasuk keterlibatan yang lebih tinggi dan pengembangan yang halus, tetapi tak ternilai, keterampilan seperti kerja tim dan kepemimpinan.

Blended learning adalah kunci untuk mencapai tujuan pendidikan dan pembatasan sosial

Demi mencapai tujuan kesehatan dan pendidikan, sekolah mengerahkan pendekatan seperti pemulangan siswa secara progresif berdasarkan kelompok usia, dan penjadwalan kehadiran sekolah secara bergiliran untuk mengurangi siswa dalam kelas. Namun demikian, apa pun strateginya, kunci menuju pendidikan berkelanjutan bagi semua siswa secara setara, adalah pembelajaran jarak jauh dari sekolah, atau ‘blended learning’.
 

Para guru jelas memahami bahwa saat dihadapkan dengan gangguan yang terus menerus di masa depan, sekolah memerlukan rencana komprehensif yang mencakup pembelajaran jarak jauh dan pendekatan blended learning. Sebuah survei online terhadap guru dan administrator yang dilakukan oleh OECD, menemukan 57% responden lebih menyukai model pembelajaran hibrid secara langsung dan jarak jauh untuk memfasilitasi pembatasan sosial, yang dapat memerlukan bentuk pembelajaran interaktif dan kolaboratif yang baru.

Tantangan blended learning yang dihadapi sekolah selama pandemi

Blended learning bukanlah konsep baru yang berasal dari praktik pendidikan berbasis teknologi pada 1970-an. Namun demikian, menggabungkan pembelajaran jarak jauh dan pengajaran ruang kelas tatap muka yang dipimpin sekolah juga memiliki kendala dan tantangan. Ini termasuk:
 

  • Siswa yang belajar secara jarak jauh mungkin tidak menerima pendidikan berkualitas yang sama saat belajar dari rumah
  • Guru tidak dapat memantau reaksi siswa yang belajar secara jarak jauh dan tingkat pemahaman mereka
  • Siswa yang belajar dari jarak jauh mungkin terganggu oleh kegiatan lain atau konten online lain yang tidak relevan
  • Siswa yang belajar dari jarak jauh memiliki keterlibatan pribadi yang lebih sedikit dengan guru
  • Hilangnya interaksi sosial fisik antara guru dan siswa dapat membuat siswa merasa terisolasi
     
  • Kesimpulannya, tantangannya adalah menyampaikan pendidikan dengan kualitas yang sama kepada pelajar antara tatap muka dan jarak jauh. Ini adalah tantangan yang sebagian besar dapat diatasi dengan teknologi layar ruang kelas yang tepat yang dikombinasikan dengan materi kurikulum guru.

    Terobosan baru blended learning menggunakan teknologi kelas yang inovatif

    Interactive Flat Panel BenQ memungkinkan versi baru pembelajaran terpadu yang telah disempurnakan yang mengatasi berbagai tantangan dari pembelajaran jarak biasa. Interactive display, proyektor ruang kelas, dan monitor untuk belajar dari rumah memungkinkan Anda untuk menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembatasan sosial.

    Memfasilitasi blended learning dengan layar interaktif untuk ruang kelas berukuran kecil

     

    Aim BenQ Classrom Technology
    Aim

    Allow in-class and remote students to receive the same lesson concurrently and interact with each other – saving teachers from preparing separate lesson plans for online delivery and in-class delivery.

    BenQ Classrom Technology

    ClassroomCare interactive flat panel with a webcam in the centre as the main teaching tool, and smart projector as a second display

    OR

    project your lesson content onto one big screen using a Smart Projector with video conferencing software and online collaboration tools.

    Aim

    Sharing teaching material between teachers and student’s mobile device, tablet or notebook in a small classroom environment

    BenQ Classrom Technology
    The Smart Projector for Classrooms enables students to wirelessly share their reports, ideas and presentation slides from their tablets or laptops, eliminating the need for transmitting via cables. 
    Aim

    Protecting the eye health of remote students

    BenQ Classrom Technology
    Large-sized monitor for learning from home, which features an anti-glare screen, reduces eye strain compared to spending long periods time watching a laptop
    Aim

    Inhibiting the spread of germs, when multiple students are using in-class devices

    BenQ Classrom Technology

    BenQ’s third generation of germ-resistant interactive display screens have a higher concentration of nano-ionic silver compounds giving longer germ-resistance screen or spray on the market

    Pendekatan blended learning baru yang telah ditingkatkan ini menawarkan fleksibilitas yang luar biasa dalam hal ketersediaan. Para siswa dapat mengakses materi dari mana saja setiap saat sambil menikmati manfaat dukungan dan instruksi tatap muka. Sekolah terlihat sangat berbeda. ‘Normal baru’ bagi para pendidik adalah saat kesehatan, kolaborasi, dan kualitas pendidikan sama pentingnya untuk pembelajaran tatap muka dan jarak jauh harus seimbang. Berinvestasi dalam teknologi ruang kelas solusi pendidikan BenQ secara jelas merupakan cara untuk mencapainya.