BenQ Knowledge Center

Hardware vs. Software Calibration

BenQ
2021/02/02
Using a software calibratable monitor guarantees reliable results that save you time and money.

Pekerjaan seperti Content Creator yang bergantung pada warna yang dihasilkan sangat penting untuk manajemen warna menggunakan monitor berkalibrasi warna; yang meningkatkan produktivitas dan memberikan hasil yang konsisten di seluruh media.

Akurasi warna pada layar tergantung pada kualitas dan pengaturan kalibrasi oleh end-user. Ada dua cara mendapatkan warna yang tepat di layar Anda yaitu kalibrasi software dan hardware.


Apa perbedaan antara kedua jenis kalibrasi warna ini, dan mana yang terbaik untuk kebutuhan Anda? Baca terus untuk mempelajari lebih lanjut tentang kalibrasi software vs. hardware.

Mengapa harus kalibrasi warna?

Di dalam komputer, nilai numerik RGB menentukan semua kemungkinan warna, tetapi warna yang kita gunakan untuk mereproduksi warna yang akan mempengaruhi hasilnya. Misalnya, warna cyan adalah 100% hijau, 100% biru, dan 0% merah. Nilai numerik ini tidak pernah berubah, jadi cyan akan selalu sama, tetapi hanya secara numerik. Tampilan cyan di layar umumnya dipengaruhi oleh layar yang tidak terkalibrasi.

Monitor BenQ menggunakan kualitas berpresisi tinggi dalam proses produksi untuk meminimalkan perbedaan ini. Kalibrasi warna membantu mengurangi dampak perbedaan tersebut pada performa warna. Monitor dapat dikalibrasi warna oleh produsen atau end-user. Terdapat alat optik khusus untuk mengukur warna aktual yang dihasilkan oleh monitor dan membandingkannya dengan nilai referensi. Jika ada perbedaan, komputer melakukan kalkulasi untuk menyesuaikan warna dan mengirimkan sinyal yang telah diperbaiki ke monitor; lalu, ulangi pengukuran. Proses ini diulangi sampai semuanya berada dalam toleransi yang diterima monitor dianggap akurat warnanya.

Tabel lookup berbasis hardware

Perbedaan utama antara kalibrasi hardware dan software terdapat pada langkah proses kalibrasi. Setelah penyesuaian nilai referensi dihitung, mereka perlu disimpan di suatu tempat untuk menyesuaikan setiap warna yang ditampilkan monitor. LUT (Lookup Table) digunakan untuk menghitung koreksi; didalam LUT, setiap kombinasi RGB memiliki nilai baru yang ditetapkan mencerminkan nilai spesifik monitor untuk menampilkan warna akurat.

Saat kalibrasi warna, LUT software disimpan di komputer Anda dan koreksi warna diproses software terlebih dahulu, dan nilai RGB yang dikoreksi kemudian dikirim ke monitor. LUT hardware akan disimpan pada chip khusus di dalam layar dan monitor menerima sinyal RGB yang tidak disesuaikan dari komputer, lalu mengkoreksi warna menggunakan chip pada layar itu sendiri.


Kalibrasi software LUT perlu loading setiap kali Anda reboot ulang komputer dan hanya bekerja dengan sinyal video komputer itu. Jika Anda menggunakan beberapa sumber dengan monitor Anda, sumber harus memiliki kalibrasi warna yang disimpan secara terpisah. Monitor yang dikalibrasi hardware akan memiliki warna yang akurat terlepas dari sumber atau komputer yang Anda sambungkan.

Rekomendasi Produk

BenQ SW270C Photographer Monitor 27 inch, 2K Adobe RGB

SW270C USB-C Monitor
  • Uniformity Technology for Screen-Wide Color Accuracy, 
  • USB-C Connectivity with Power Delivery
  • 99% Adobe RGB Color Space with IPS Technology
  • 3 Tahun Garansi Full (Panel, Service, Spare Part)

Warna yang hilang dari kalibrasi software

Kerugian paling signifikan dari kalibrasi warna software adalah pengurangan kedalaman warna. Kalibrasi software meningkatkan akurasi warna dengan menyesuaikan nilai RGB pada kartu grafis video atau sistem operasi komputer. Namun, beberapa kedalaman warna hilang karena koneksi bitrate terbatas ke layar. Tidak mungkin untuk menyesuaikan kisaran yang diperlukan dari nilai RGB 8 atau 10-bit yang disesuaikan, yang bisa berada di atas nilai asli 100% maks, melalui koneksi bitrate yang sama.


Jika monitor yang dapat dikalibrasi hardware menangani koreksi warna, sinyal RGB meninggalkan komputer tidak berubah, untuk menghindari efek buruk pada kedalaman warna. LUT hardware kemudian memproses nilai-nilai ini pada monitor, menggunakan kedalaman warna yang jauh lebih besar daripada sinyal aslinya, memberikan ruang yang cukup untuk menghindari hilangnya warna. Meskipun akurasi bisa kurang lebih sama antara kalibrasi hardware dan software, menggunakan pendekatan LUT hardware akan memastikan bahwa gamut warna lebar monitor profesional Anda tidak terganggu.

Hemat biaya dan waktu dengan kalibrasi hardware

Kalibrasi hardware memerlukan monitor dengan LUT internal untuk menyimpan penyesuaian. Setelah kalibrasi perangkat keras, warna pada layar menjadi akurat dan mempertahankan gamut warna lebar monitor profesional. Di sisi lain, kalibrasi software juga memberikan warna yang akurat dengan hilangnya kedalaman warna dan kalibrasi ulang yang lebih sering.

Secara umum, kalibrasi hardware menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan kalibrasi software. Ini melindungi color gamut asli monitor berkat LUT internal yang tidak mengurangi kedalaman warna. Kalibrasi warna bersifat plug-and-play berkat LUT hardware yang ada di dalam monitor melakukan koreksi secara terpisah dari sumbernya. Dan biasanya, hasil kalibrasi hardware bertahan lebih lama daripada solusi berbasis software.


Kalibrasi hardware menawarkan kepada Content Creator yang peka terhadap warna untuk menghemat waktu kalibrasi ulang dan warna pada layar yang dapat dipercaya.

Recommended Articles

Artikel Terkait

Jadilah yang pertama mengetahui tentang produk BenQ, promo, dan event

Beritahu kami produk yang Anda minati, apabila tidak menemukannya di kota Anda

TOP