Website ini menggunakan cookie. Dengan mengklik TERIMA atau melanjutkan penelusuran website, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Lihat Kebijakan Privasi kami di sini
BenQ dan Cookie Pelajari Lebih Lanjut
BenQ Knowledge Center

Apakah "Panel" Monitor Terbaik untuk Fotografer?

BenQ
2020/03/26

Fotografi adalah industri berkembang yang di dalamnya semua orang bersaing untuk peralatan dan teknik. Namun demikian, sangat sedikit yang mengerti tentang panel monitor untuk pengeditan dan pencetakan foto. Monitor memiliki pengaruh yang besar pada performa setiap karya.

Bagaimana seharusnya fotografer memilih monitor yang dapat memenuhi tuntutan mereka untuk mengedit dan mencetak foto?

Ada banyak faktor yang layak dipertimbangkan, seperti ukuran, resolusi, kontras, kualitas gambar, dan perbedaan lainnya di antara berbagai jenis panel monitor.

Monitor yang lebih besar tidak berarti lebih baik karena jarak optimal antara pengguna dan monitor secara ideal adalah 1,5 kali dari ukuran monitor. Ini berarti semakin besar monitor, semakin jauh jarak yang diperlukan. Dengan menjaga jarak dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada pengguna dan kesulitan mengidentifikasi detail gambar dan teks. Oleh karena itu, pilihlah ukuran monitor yang ideal sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk fotografer, monitor 27 inci merupakan monitor rekomendasi yang umum di pasar. Inilah dua alasannya :
a. Monitor 27 inci cukup besar yang menawarkan kenyamanan untuk bekerja atau menelusuri gambar, dan juga memenuhi kriteria pengguna saat menggunakan software pemrosesan gambar sehingga dapat meningkatkan efisiensi kerja.
b. Jarak pengguna monitor yang optimal untuk 27 inci adalah 100 cm, yang merupakan jarak yang paling banyak digunakan pengguna saat menggunakan komputer untuk pemrosesan gamba

Sebagian besar monitor dilengkapi dengan rasio aspek 16:9 dan memiliki keunggulan dalam tampilan komprehensif saat menjalankan software edit foto seperti Lightroom atau Photoshop. Ini dapat meningkatkan efisiensi dalam melakukan pekerjaan tanpa harus beralih antara jendela dan memfasilitasi pengguna untuk sepenuhnya memanfaatkan tampilan. Dibandingkan dengan monitor tradisional 4:3 (dengan rasio aspek 1,33:1), monitor 16:9 lebih dekat dengan rasio anamorf (2,39:1) yang digunakan dalam industri film.

Panel LCD adalah komponen terpenting yang digunakan dalam monitor yang dapat secara langsung menampilkan konten dan warna agar pengguna dapat melihatnya. Akan tetapi, jenis panel LCD yang berbeda memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda, yang sangat memengaruhi hasil dan akurasi tampilan. Secara umum, panel nematik (TN), kesejajaran vertikal (VA), dan panel penggantian in-plane (IPS) merupakan jenis panel paling umum yang ada di pasaran. Karakteristik ketiga jenis panel ini dijelaskan secara terperinci dalam paragraf berikut.

Monitor dengan panel IPS memiliki sudut pandang lebar 178° dan akurasi warna yang tinggi, sehingga menjadikannya pilihan terbaik bagi banyak fotografer profesional.

Panel TN

Salah satu keuntungan dari panel Nematik (TN) adalah biaya produksi yang rendah sehingga umumnya digunakan dalam produk tingkat pemula atau tingkat menengah. Selain itu memiliki waktu respons singkat yang merupakan alasan monitor paling terjangkau yang didesain untuk para pemain game profesional menerapkan panel TN. Akan tetapi, performa panel TN dalam warna, kekontrasan, dan sudut pandang relatif lemah. Secara khusus, sudut pandang sempit panel TN menghasilkan hasil yang berbeda ketika dilihat dari sudut berbeda (fenomena yang dikenal sebagai pergeseran warna), yang membuat monitor dengan panel TN kurang ideal untuk pemrosesan gambar.

Panel VA

Keunggulan terbesar panel Kesejajaran Vertikal (VA) adalah kekontrasan putih hingga hitam yang tinggi. Khususnya, panel VA menawarkan tampilan warna hitam yang luar biasa. Selain itu, panel VA 8-bit asli menyuguhkan 16,77 juta warna (8 bit per merah, hijau, dan biru), yang menawarkan reproduksi warna dan transisi warna superior jika dibandingkan dengan panel TN 6-bit asli, yang hanya dapat menampilkan 260.000 warna. Namun, dua kelemahan yang lebih signifikan dari panel VA adalah waktu respons yang lambat dan sudut pandang yang lebih besar dari panel TN tetapi lebih kecil dari panel IPS.

Panel IPS

Penggantian In-Plane (IPS) adalah panel LCD paling dikenal yang digunakan dalam monitor pemrosesan gambar profesional. Karakteristik paling menonjol dari panel IPS adalah sudut pandang 178° yang memastikan tampilan warna yang konsisten saat dilihat dari sudut mana pun. Oleh karenanya, hal ini secara efektif mengurangi pergeseran warna; masalah umum di antara panel TN. Selain itu, beberapa panel IPS terbaru yang digunakan dalam monitor pemrosesan gambar profesional bahkan menawarkan kedalaman warna 10-bit dengan kemampuan menghasilkan warna 1,07 miliar warna, dan 99% tingkat cakupan AdobeRGB untuk menghasilkan reproduksi warna yang realistis. Singkatnya, ini adalah alasan mengapa sebagian besar monitor yang dirancang untuk pemrosesan gambar profesional dilengkapi dengan panel IPS.

10-bit 8-bit
10-bit
8-bit

Monitor profesional papan atas umumnya dilengkapi dengan panel IPS 10-bit yang dapat menghasilkan lebih dari 1 miliar warna, memberikan reproduksi warna yang sebenarnya.

Resolusi mengacu pada jumlah “titik” yang dapat ditampilkan oleh monitor. Saat dilihat di bawah lensa makro atau kaca pembesar, monitor LCD terdiri dari sejumlah besar “titik.” Semua gambar dan teks yang ditampilkan pada monitor terdiri atas "titik-titik" ini. Oleh karena itu, ketika jumlah "titik" yang lebih besar ditampilkan di area permukaan tetap, maka gambar yang lebih terperinci diberikan. Ketika layar diberi label Full HD, yang seharusnya mengingatkan sebagian besar orang, hal ini menunjukkan bahwa monitor memiliki 1920 dot (piksel) dalam lebar dan 1080 dot (piksel) di ketinggian. Hasil dari kedua angka ini adalah 2.073.600 titik, yang mewakili resolusi monitor.

Perbandingan QHD, UHD, FHD, dan HD. UHD 4K menawarkan detail dan keaslian superior dari monitor full HD.

PPI merupakan singkatan dari “piksel per inci,” yang mengacu pada jumlah “titik” yang ada dalam satu inci. PPI yang lebih besar menunjukkan bahwa monitor dapat menampilkan gambar dengan lebih mendetail. Persamaan perhitungan PPI adalah sebagai berikut:

PPI = (resolusi lebar ^2 + resolusi ketinggian ^2 ) ^0,5 / ukuran monitor (inci)

Persamaan ini menunjukkan bahwa PPI ditentukan oleh ukuran dan resolusi monitor dan bahwa monitor berukuran besar tidak selalu menjamin PPI tinggi. Misalnya, bayangkan dua monitor yang berbeda dengan spesifikasi berikut:

PPI dari monitor 27 inci dengan resolusi 1920×1080, aspek rasio 16:9 adalah 82.

PPI dari monitor 24 inci dengan resolusi 3840×2160, aspek rasio 16:9 adalah 184.

Tidak sulit mengidentifikasi mana dari kedua monitor tersebut menawarkan gambar yang lebih detail. Fotografer disarankan untuk memilih monitor profesional dengan setidaknya 100 PPI, yang akan memberikan akurasi yang lebih baik untuk mengedit dan mengonfirmasi detail gambar.

PPI dari monitor 27 inci dengan resolusi 1920×1080, aspek rasio 16:9 adalah 82.

PPI dari monitor 24 inci dengan resolusi 3840×2160, aspek rasio 16:9 adalah 184.

PPI merujuk pada jumlah “titik” dalam satu inci monitor; monitor dengan PPI yang lebih besar dapat menunjukkan perincian lebih lanjut.

Rasio kontras didefinisikan sebagai rasio antara luminansi warna putih yang paling terang dan hitam gelap yang dapat ditampilkan monitor. Secara umum, rasio kontras yang lebih tinggi menunjukkan bahwa monitor dapat menampilkan rentang luminansi yang lebih besar, yang menghasilkan kualitas gambar yang lebih alami dan konsisten.

Dua faktor tambahan yang memerlukan perhatian cermat adalah rasio kontras asli dan rasio kontras dinamis, yang sering muncul pada spesifikasi produk. Apakah perbedaan antara rasio kontras asli dan kontras dinamis? Singkatnya, rasio kontras asli ditentukan di pabrik oleh panel. Produsen biasanya menentukan rasio kontras asli sesuai dengan penempatan produk dan tuntutan dari khalayak target. Setelah monitor diproduksi, penganalisis warna digunakan untuk mengukur luminansi maksimum dan minimum di pusat monitor. Di sisi lain, rasio kontras dinamis mengacu pada penggunaan IC yang tertanam di monitor untuk mengontrol berbagai pengaturan relevan sesuai dengan konten dinamis yang sedang diputar (misalnya video atau game) dan pada akhirnya untuk menyempurnakan efek kontras dari tampilan. Untuk fotografer dan pengguna yang mencari monitor untuk pemrosesan gambar dan penelusuran, kekontrasan adalah faktor penentu untuk membeli monitor. Oleh karena itu, rasio kontras asli harus dipertimbangkan. Sebagian besar monitor yang digunakan untuk pemrosesan gambar memiliki rasio kontras asli 1000:1. Dengan demikian, para profesional harus menerapkan aturan ini sebagai standar mereka, dan memilih monitor sesuai anggaran sambil memenuhi permintaan mereka.

Umumnya, monitor dengan rasio asli yang tinggi juga memiliki rasio kontras dinamis yang tinggi, yang menghadirkan reproduksi ideal untuk menelusuri, mengedit, atau menonton video.

Monitor dengan tampilan yang mengilap dapat terlihat lebih menarik secara estetika, tetap seringkali menghasilkan silau, memperlihatkan sidik jari atau mengakumulasi debu sehingga menurunkan efisiensi kerja dan melemahkan penilaiaan saat pemrosesan gambar. Ini sangat merugikan fotografer dalam memberikan kualitas gambar yang akurat dan detail warna. Monitor dengan tampilan matte, yang terbuat dari silikon kristal, dapat membaurkan cahaya ambien secara efektif sehingga dapat menekan silau dan menggabungkan keunggulan panel IPS, merupakan pilihan yang tepat bagi fotografer.

Artikel terkait

Berlangganan BenQ NewsLetter

Jadilah yang pertama mengetahui tentang produk BenQ, promo, dan event

TOP